Operasi Keselamatan Anoa 2026 Dorong Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Baubau
By Admin
Polres Baubau
nusakini.com, Di tengah meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat, kepatuhan berlalu lintas menjadi tantangan serius. Operasi Keselamatan Anoa 2026 hadir sebagai upaya membangun kesadaran kolektif pengguna jalan.
Masalah lalu lintas tidak hanya berkaitan dengan kepadatan kendaraan, tetapi juga perilaku pengguna jalan. Hal ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Anoa 2026 yang diawali dengan apel gelar pasukan di Polres Baubau, Senin (2/2/2026).
Apel tersebut dipimpin Wakapolres Baubau Kompol Andi Usri, S.H., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Sulawesi Tenggara. Dalam amanatnya, disampaikan bahwa meningkatnya jumlah penduduk dan kendaraan bermotor belum diiringi dengan disiplin berlalu lintas yang memadai.
Berbagai pelanggaran seperti melanggar rambu, kecepatan berlebih, serta tidak menggunakan perlengkapan keselamatan masih sering terjadi. Kondisi ini berkontribusi terhadap meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara sepanjang 2025.
Meski angka kejadian kecelakaan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia justru mengalami penurunan. Data tersebut menunjukkan bahwa risiko kecelakaan masih tinggi, namun upaya keselamatan mulai menunjukkan dampak positif.
Operasi Keselamatan Anoa 2026 yang berlangsung selama 14 hari dirancang dengan pendekatan persuasif dan edukatif. Polri lebih mengedepankan pencegahan melalui sosialisasi, imbauan, dan kegiatan preventif di lapangan.
Pendekatan terbuka ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban hukum. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan tercipta budaya berlalu lintas yang lebih aman dan bertanggung jawab. (*)