Menunggu Penanganan Jangka Panjang, PKL Cicadas Ditata Sementara

By Admin


nusakini.com--Bandung--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan Cicadas yang masuk dalam zona merah PKL. Sambil menunggu proses penanganan jangka panjang, Pemkot tahun ini akan menata sementara PKL di kawasan tersebut.

Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Bandung sekaligus Komandan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) PKL, Yana Mulyana selepas rapat Satgasus PKL di Ruang Rapat Kantor Wakil Wali Kota Bandung.

Kang Yana, sapaan akrabnya mengatakan, penataan sementara sekitar 600 PKL Cicadas berupa pembuatan tenda yang bentuknya seragam. “Lokasinya tetap sama, di atas trotoar. Di sana kan trotoar lebarnya 5 meter. Distaru (Dinas Penataan Ruang Kota Bandung) sedang membuat desain dengan lebar 1,5 meter untuk tenda bagi PKL,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, secara prinsip hukum kawasan Cicadas merupakan zona merah bagi PKL. Namun, terdapat diskresi bahwa Wali Kota Bandung dapat melakukan penataan dari sisi waktu ataupun jenis komoditas.

“Misalkan dalam satu minggu ada satu hari mereka libur berjualan. Atau jenis komoditasnya ditentukan, produknya tersertifikasi atau hal lainnya,” katanya.

Pemkot Bandung juga akan merekayasa sosial agar PKL di Cicadas disiplin menjaga kebersihan. Pada pelaksanaannya, akan dibuat kelompok berisi 10 orang.

“Kalau di areal itu ditemukan sampah, dibuat komitmen bahwa yang membuang sampah sembarangan disanksi tidak boleh berjualan satu atau dua hari. Secara kelompok kecil sehingga dapat bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan,” sebutnya.

Satgasus berharap ada partisipasi dari stakeholders terutama dari pihak sponsor. Dengan demikian, kawasan tempat PKL Cicadas berjualan lebih rapi. Selain itu, hak pejalan kaki dan hak pemilik toko untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung terpenuhi.

Untuk penanganan jangka panjang, Satgasus PKL merencanakan relokasi ratusan pedagang nonformal tersebut. Namun untuk melakukannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan proses yang tidak singkat.

“Ada beberapa opsi tempat tapi itu harus diajukan. Masih perlu proses. Kalaupun relokasi kami berharap tidak terlalu jauh karena PKL Cicadas banyak warga setempat. Agar hokinya tidak jauh-jauh. Saya juga pengusaha, believe it not hoki itu berpengaruh,” ujarnya.(r/rajendra)