Menaker Gelar Dialog dengan WNI yang Tinggal di Belanda

By Admin

nusakini.com--Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri menyambangi para tenaga kerja skill dan profesional Indonesia di Den Haag. Selain itu, menaker juga menemui masyarakat peduli pekerja migran yang tergabung dalam Diaspora Indonesia Network. 

Dalam pertemuan  di Kantor Keduataan Indonesia Den Haag tersebut, Menaker didampingi Dubes I Gusti Agung Wesaka Puja. Acara ditutup dengan Buka Puasa bersama keluarga besar Kedutaan dan masyarakat Indonesia yang menetap di Belanda. 

Dubes Gusti Puja menyampaikan bahwa jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Belanda berjumlah 14.000 dan 1700 diantaranya adalah profesional yang sebagian besar Researchers (Peneliti). "Untuk bekerja di Belanda wajib memiliki skill, tutur," Gusti Puja. 

Hanya saja, dengan aturan yang begitu ketat di Belanda, masih tetap terjadi permasalahan. Tercatat, 460 pekerja kita saat ini dalam proses penyelesaian dan Kedutaan memberi fasilitas untuk kembali ke Tanah Air. 

Pada kesempatan dialog dengan para pekerja skill dan profesional, Menaker Hanif Dhakiri menegaskan pemerintah tetap concern pada peningkatan perlindungan bagi Pekerja migran apapun profesinya. Langkah utama dalam perlindungan bagi pekerja adalah peningkatan kompetensi melalui pelatihan kerja. 

"Pelatihan kerja akan terus ditingkatkan dengan standar kompetensi yang diakui negara dimana pekerja akan bekerja," tutur Hanif yang juga didampingi Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kemenaker Roostiawati. 

Presiden Indonesia Diaspora Network, Ebed Litay yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan akan terus membantu para pekerja yang tersebar di Eropa. Tidak saja para pekerja yang menghadapi masalah, tapi juga meningkat kemampuan para pekerja. 

Ebed, juga menyambut baik kebijakan pemerintah yang memperkenankan asing berinvestasi di bidang pelatihan. Dengan demikian, pengusa asing dapat melatih para pekerja kita terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhannya.(p/ab)