Kementerian Agama Harap Raih Opini WTP 2018

By Abdi Satria


nusakini.com-Jakarta -Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan menyatakan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Kementerian Agama tahun anggaran 2018 tidak ada sesuatu yang serius dan hanya pada tataran Sistem Pengendalian Internal (SPI). Karenanya, Kemenag harap akan kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

Hal ini disampaikan Sekjen M Nur Kholis Setiawan saat mewakili Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada serangkaian kegiatan yang digelar di Auditorium BPK RI Gedung Tower BPK RI Lantai II di bilangan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (08/05). 

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai wakil dari pemerintah bersama Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara.  

Ada tiga agenda kegiatan yang dihadiri para menteri kabinet kerja/pimpinan lembaga di Kantor BPK yaitu, Penyampaian Tanggapan dan Action Plan Atas Konsep LHP LKPP tahun 2018, Exit Meeting Pemeriksaan LKPP Tahun 2018 serta Penyampaian Asersi Final LKPP Tahun 2018. 

"Belum lama ini kita sudah menggelar exit meeting dengan BPK. Hasilnya laporan keuangan Kementerian Agama tahun anggaran 2018 tidak ada masalah yang begitu serius," kata M Nur Kholis Setiawan.  

Menurut Sekjen temuan LKKA 2018 Kementerian Agama tetap ada. Namun, itu sifatnya hanya pada sistem pengendalian internal atau yang disebut SPI dan itu lebih banyak pada tataran administrasi.  

"Kalau yang sifatnya material dan kepatuhan tidak begitu banyak. Insya Allah Kemenag meraih opini WTP 2018, mudah-mudahan dan kita tetap berdoa," tegas M Nur Kholis Setiawan. 

  Sebelumnya Kementerian Agama meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Tahun 2016 dan Tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. (p/ab)