Jejak Rasa di Balik Megahnya Braga, Seblak Hidden Gem jadi Andalan

By Admin


nusakini.com, Di balik gemerlap dan megahnya Jalan Braga, Kota Bandung, terselip sebuah kuliner sederhana yang justru menjadi buruan para pecinta jajanan khas Sunda. Namanya Seblak Teh Ida, sebuah hidden gem yang berlokasi di Gang Apandi Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung.

Meski tak berada tepat di pinggir jalan utama, tempat ini tetap ramai didatangi pembeli, termasuk wisatawan dari luar kota.

Pemilik Seblak Teh Ida, Ida (49) menuturkan, usaha kulinernya telah dirintis sejak lama. Awalnya, Teh Ida berjualan bakso sebelum akhirnya beralih ke seblak pada tahun 2011. Keputusan itu diambil setelah sempat vakum berjualan selama empat tahun.

“Dari dulu memang sudah jualan, awalnya bakso. Pas mau buka lagi, karena di sekitar sini kebanyakan bakso, suami bilang coba aja seblak,” kata Ida, Selasa, 20 Januari 2026.

Perjalanan Seblak Teh Ida mulai menarik perhatian publik saat pandemi Covid-19 melanda. Berkat unggahan seorang konten kreator di media sosial, khususnya TikTok, seblak racikan Teh Ida mendadak viral dan dikenal lebih luas. Bahkan hingga kini, sang TikToker disebut masih kerap datang kembali.

Seiring popularitasnya meningkat, pembeli pun tak hanya berasal dari warga sekitar. Banyak wisatawan yang sengaja menyusuri gang sempit di Braga demi mencicipi seblak legendaris ini. Meski berada di kawasan wisata yang kerap diasosiasikan dengan harga mahal, Teh Ida tetap mempertahankan harga ramah di kantong.

“Kalau di sini mah standar. Mulai dari Rp7.000, seblak mulai Rp12.000, tergantung topping,” jelasnya.

Terkait isu mahalnya jajanan di kawasan Braga, Ida menilai semuanya kembali pada kebijakan masing-masing penjual. Baginya, yang terpenting adalah kejujuran harga dan keberkahan usaha.

Tak membuka lapak di pinggir Jalan Braga bukan tanpa alasan. Selain faktor biaya sewa, Ida merasa nyaman berjualan di tempatnya saat ini. Meski tersembunyi, ia percaya rezeki tetap datang.

“Insyaallah di sini mah berkah,” tuturnya

Selain Seblak ada pula makanan lainnya seperti cimol, pentol, tahu walik, kacang ijo dan aneka minuman tersedia di sana. (*)