Integrasi CCTV Swasta ke Sistem Pemprov DKI Dinilai Perkuat Keamanan Jakarta
By Admin

Ilustrasi CCTV
nusakini.com, Jakarta, Kamis (16 April 2026) — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengintegrasikan kamera pengawas (CCTV) milik gedung swasta ke dalam sistem pemantauan pemerintah daerah.
Menurut Wibi, langkah tersebut dinilai efektif untuk memperkuat pengawasan kota, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah dalam penyediaan infrastruktur keamanan berbasis teknologi.
Ia menyebut, kolaborasi antara sektor publik dan swasta menjadi solusi untuk memperluas jangkauan pemantauan tanpa sepenuhnya bergantung pada pembiayaan dari APBD.
Selain itu, Wibi juga menyinggung capaian Jakarta yang disebut sebagai kota teraman kedua di kawasan ASEAN berdasarkan survei lembaga internasional. Ia menilai hasil tersebut perlu ditindaklanjuti dengan upaya konkret agar keamanan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Dalam konteks pengamanan wilayah, ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga ketertiban tidak hanya berada pada pemerintah daerah dan DPRD, tetapi juga aparat penegak hukum, termasuk Polda Metro Jaya.
Wibi turut menekankan pentingnya penguatan komunikasi antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menjaga stabilitas keamanan ibu kota.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya menetapkan kewajiban bagi gedung bertingkat lebih dari empat lantai untuk mengintegrasikan sistem CCTV ke jaringan pemantauan milik Pemprov DKI.
Kebijakan tersebut diatur melalui peraturan gubernur dan bertujuan meningkatkan respons terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk penanganan kriminalitas dan pengelolaan lalu lintas. Ke depan, integrasi ini direncanakan mencakup wilayah kelurahan dan berbagai fasilitas umum di Jakarta. (*)