Agar Mudik 2018 Nyaman, Ini Langkah Kominfo

By Admin


nusakini.com - Jakarta - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M Ramli, meminta operator seluler untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi kritis di tiga titik lokasi jalur mudik Lebaran 2018 agar masyarakat nyaman ketika mudik. "Saya meminta operator seluler melakukan antisipasi dan kesiapannya untuk wilayah kritis tersebut," tegas Ramli dalam rilis soal kesiapan Kementerian Kominfo dan Operator Telekomunikasi dalam Menghadapi Mudik Lebaran Idul Fitri 2018 di Jakarta, Rabu (06/06/2018). 

Ketiga lokasi kritis pada jalur mudik 2018 antara lain Pertama, wilayah jembatan Kali Kuto dan sekitarnya di ruas Tol Batang – Semarang. Kedua, jalur perpindahan dari Tol Operasional ke Tol Fungsional di wilayah setelah Pemalang. Ketiga, jalur yang melalui Tol Purbaleunyi.

Lokasi kritis tersebut mengemuka saat dilakukan rapat koordinasi bersama dalam rangka kesiapan mudik lebaran 2018 yang dipimpin Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Selasa (5/6/2018), Kementerian Kominfo bersama Kementerian/Lembaga lain, BUMN dan pihak terkait lainnya telah diundang oleh Kepala Kantor Staf Presiden dalam rapat koordinasi persiapan mudik lebaran 2018. Dari rakor tersebut diidentifikasi kemungkinan yang terjadi dan perlu dilakukan antisipasi dan kesiapannya.

Khusus untuk lokasi kritis di jembatan Kali Kuto hal itu bisa terjadi karena jembatan masih belum bisa dilewati arus mudik. Sehingga kendaraan harus keluar dari jalur tol sejauh 500 meter dan baru kembali masuk ke jalur tol. Di titik ini diperkirakan dapat mengakibatkan kemacetan yang pada saat ini telah dantisipasi dengan dibuatnya kantong parkir yang sekaligus bisa menjadi tempat istirahat. 

Belajar dari pengalaman sebelumnya di sekitaran Brexit, maka Ditjen PPI Kemenkominfo meminta pihak operator harus dapat mengantisipasi lonjakan trafik tersebut dengan menambah kapasitas yang dianggap memadai untuk dapat melayani pelanggan dengan baik. (p/ma)